
Cara menambah KBLI di OSS biasanya dibutuhkan ketika usaha mulai menjalankan kegiatan baru. Perubahan kegiatan perlu ditangani dengan hati-hati karena KBLI berkaitan dengan klasifikasi kegiatan dan kebutuhan perizinan.
Kapan KBLI Perlu Ditambah atau Diubah?
Perubahan dapat diperlukan ketika kegiatan usaha berkembang, menambah lini produk atau jasa, atau terdapat perubahan pada aktivitas yang sebelumnya didaftarkan.
Apa Hubungan KBLI dengan Perizinan?
KBLI digunakan untuk mengklasifikasikan kegiatan usaha. Dalam perizinan berbasis risiko, kegiatan dan karakteristik usaha menjadi bagian dari penentuan kebutuhan perizinan.
KBLI 2025 ditetapkan melalui Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025 dan telah diubah melalui Peraturan BPS Nomor 6 Tahun 2026. Karena itu, sebelum menambah atau mengubah KBLI, periksa klasifikasi yang berlaku dan mekanisme yang tersedia pada OSS.
Yang Perlu Disiapkan
kegiatan usaha yang benar-benar dijalankan;
lokasi kegiatan;
data usaha yang relevan; dan
informasi perizinan yang mungkin terdampak.
Bagaimana Proses Perubahan KBLI di OSS?
KBLI 2025 perlu diperhatikan ketika menambah atau mengubah kegiatan usaha. Namun, perubahan klasifikasi tidak sebaiknya dilakukan hanya karena nomor kode berbeda dari data lama; periksa uraian kegiatan dan mekanisme transisi yang berlaku pada saat perubahan dilakukan.
Secara umum perubahan dilakukan melalui data kegiatan usaha pada OSS. Tinjau data yang sudah ada, tambahkan atau sesuaikan kegiatan, lalu ikuti proses yang ditampilkan sistem. Menu dapat berubah mengikuti pembaruan sistem.
Apakah Menambah KBLI Otomatis Menambah Izin?
Tidak selalu. Kebutuhan perizinan bergantung pada kegiatan dan tingkat risiko. Setelah perubahan, periksa kembali hasil pemetaan dan persyaratan pada OSS.
Risiko Salah Memilih KBLI
Pemilihan yang tidak sesuai dapat membuat data legalitas tidak menggambarkan kegiatan sebenarnya dan menambah pekerjaan ketika usaha membutuhkan perubahan atau perizinan lanjutan.
Kapan Sebaiknya Menggunakan Pendampingan?
Pendampingan berguna ketika kegiatan usaha beragam, klasifikasi tidak jelas, atau Anda ingin mengetahui dampak perubahan terhadap perizinan sebelum mengubah data.
Pintu Legal membantu pemeriksaan kegiatan dan KBLI serta pendampingan proses OSS sesuai kebutuhan usaha.
Kesimpulan
Menambah atau mengubah KBLI sebaiknya dimulai dari kegiatan usaha yang sebenarnya. Setelah perubahan, periksa kembali kebutuhan perizinan yang terkait.
Baca juga: Artikel terkait
Ditulis oleh
Tim Pintu Legal
Tim Pintu Legal menulis panduan dan insight seputar legalitas bisnis untuk membantu pelaku usaha di Indonesia.
Butuh konsultasi?
Tim Pintu Legal siap membantu kebutuhan legalitas bisnis Anda.



