Legalitas

Cara Menambah dan Mengubah KBLI di OSS: Hal yang Perlu Diperhatikan

Panduan menambah atau mengubah KBLI di OSS, mulai dari alasan perubahan, pemeriksaan kegiatan usaha, hingga dampaknya terhadap perizinan.

Tim Pintu LegalDiperbarui 12 Oktober 20262 min baca
Bagikan artikelWhatsApp
Cara Menambah dan Mengubah KBLI di OSS: Hal yang Perlu Diperhatikan
Legalitas

Cara menambah KBLI di OSS biasanya dibutuhkan ketika usaha mulai menjalankan kegiatan baru. Perubahan kegiatan perlu ditangani dengan hati-hati karena KBLI berkaitan dengan klasifikasi kegiatan dan kebutuhan perizinan.

Kapan KBLI Perlu Ditambah atau Diubah?

Perubahan dapat diperlukan ketika kegiatan usaha berkembang, menambah lini produk atau jasa, atau terdapat perubahan pada aktivitas yang sebelumnya didaftarkan.

Apa Hubungan KBLI dengan Perizinan?

KBLI digunakan untuk mengklasifikasikan kegiatan usaha. Dalam perizinan berbasis risiko, kegiatan dan karakteristik usaha menjadi bagian dari penentuan kebutuhan perizinan.

KBLI 2025 ditetapkan melalui Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025 dan telah diubah melalui Peraturan BPS Nomor 6 Tahun 2026. Karena itu, sebelum menambah atau mengubah KBLI, periksa klasifikasi yang berlaku dan mekanisme yang tersedia pada OSS.

Yang Perlu Disiapkan

  • kegiatan usaha yang benar-benar dijalankan;

  • lokasi kegiatan;

  • data usaha yang relevan; dan

  • informasi perizinan yang mungkin terdampak.

Bagaimana Proses Perubahan KBLI di OSS?

KBLI 2025 perlu diperhatikan ketika menambah atau mengubah kegiatan usaha. Namun, perubahan klasifikasi tidak sebaiknya dilakukan hanya karena nomor kode berbeda dari data lama; periksa uraian kegiatan dan mekanisme transisi yang berlaku pada saat perubahan dilakukan.

Secara umum perubahan dilakukan melalui data kegiatan usaha pada OSS. Tinjau data yang sudah ada, tambahkan atau sesuaikan kegiatan, lalu ikuti proses yang ditampilkan sistem. Menu dapat berubah mengikuti pembaruan sistem.

Apakah Menambah KBLI Otomatis Menambah Izin?

Tidak selalu. Kebutuhan perizinan bergantung pada kegiatan dan tingkat risiko. Setelah perubahan, periksa kembali hasil pemetaan dan persyaratan pada OSS.

Risiko Salah Memilih KBLI

Pemilihan yang tidak sesuai dapat membuat data legalitas tidak menggambarkan kegiatan sebenarnya dan menambah pekerjaan ketika usaha membutuhkan perubahan atau perizinan lanjutan.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Pendampingan?

Pendampingan berguna ketika kegiatan usaha beragam, klasifikasi tidak jelas, atau Anda ingin mengetahui dampak perubahan terhadap perizinan sebelum mengubah data.

Pintu Legal membantu pemeriksaan kegiatan dan KBLI serta pendampingan proses OSS sesuai kebutuhan usaha.

Kesimpulan

Menambah atau mengubah KBLI sebaiknya dimulai dari kegiatan usaha yang sebenarnya. Setelah perubahan, periksa kembali kebutuhan perizinan yang terkait.

Baca juga: Artikel terkait

Bagikan artikelWhatsApp

Ditulis oleh

Tim Pintu Legal

Tim Pintu Legal menulis panduan dan insight seputar legalitas bisnis untuk membantu pelaku usaha di Indonesia.

Butuh konsultasi?

Tim Pintu Legal siap membantu kebutuhan legalitas bisnis Anda.

Konsultasi Gratis
ARTIKEL TERKAIT

Baca Juga

Artikel lain dengan topik serupa yang mungkin relevan untuk Anda.

NIB untuk Usaha Perorangan: Syarat, Cara Mengurus, dan Perizinan

Panduan NIB untuk usaha perorangan, mulai dari data dan syarat yang perlu disiapkan, pemilihan KBLI, proses OSS, hingga perbedaan usaha perorangan dan Perseroan Perorangan.

Tim Pintu Legal

25 September 2026

Baca

NIB untuk PT: Syarat, Cara Mengurus, dan Perizinan Setelahnya

Panduan NIB untuk PT, mulai dari syarat dan data yang perlu disiapkan, KBLI, proses OSS, hingga alasan pendampingan dapat membantu menghemat waktu dan mengurangi risiko kesalahan administrasi.

Tim Pintu Legal

25 September 2026

Baca

Cara Membuat NIB Sendiri melalui OSS: Syarat dan Langkah

Panduan cara membuat NIB sendiri melalui OSS, mulai dari data yang perlu disiapkan, pemilihan KBLI, langkah pendaftaran, hingga perizinan lanjutan setelah NIB terbit.

Tim Pintu Legal

25 September 2026

Baca